Sabtu, 01 Maret 2014

Kerja Bakti Di Benteng Keraton Wolio

Dokumentasi Kegiatan Benteng Keraton Wolio

 Salah satu peninggalan Kesultanan Buton yang kini jadi pusat perhatian dunia yakni Benteng Keraton yang merupakan benteng terluas di dunia dan berpusat di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara akhirnya terpilih menjadi pusat percontohan nasional untuk pengembangan benteng bernuansa lokal setelah melalui penelitian dua perguruan tinggi ternama di Indonesia yakni Universitas Hasanuddin dan Universitas Kristen Petra Surabaya. 
benteng ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur/gunung. Benteng yang berbentuk lingkaran ini dengan panjang keliling 2.740 meter. Benteng Keraton Buton mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Guiness Book Record yang dikeluarkan bulan september 2006 sebagai benteng terluas di dunia dengan luas sekitar 23,375 hektar.
Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang yang disebut Lawa dan 16 emplasemen meriam yang mereka sebut Baluara. Karena letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Dari tepi benteng yang sampai saat ini masih berdiri kokoh anda dapat menikmati pemandangan kota Bau-Bau dan hilir mudik kapal di selat Buton dengan jelas dari ketinggian,suatu pemandangan yang cukup menakjukkan. Selain itu, di dalam kawasan benteng dapat dijumpai berbagai peninggalan sejarah Kesultanan Buton.

Berikut adalah foto-foto dokumentasi pada saat kerja bakti di benteng keraton wolio. yang dilakukan oleh seluruh anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi Unidayan.

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar